Photo
OneDrive
Sudah lebih dari 6 bulan saya tidak memasang Office Suite di notebook saya. Perihal ketik-mengetik saya mencoba untuk memberdayakan Office Online, yang notabene gratis. I’m not joking, leave your sins by using pirated Office Suite.
Saya punya sih lisensi Office asli, dapat promo pas jadi mahasiswa dulu. (((dulu))) Walaupun demikian saya ingin membuktikan bahwa kebutuhan Office sehari-hari bisa juga dipenuhi dengan menggunakan Office Online.
Bagaimana caranya? Daftar Microsoft Account dulu di OneDrive. Setelah terdaftar, tak hanya fasilitas office suite, akun email, kalender, dan storage gratis sebesar 15GB pun bisa dinikmati segera.
Masih beralasan pakai produk bajakan?

OneDrive

Sudah lebih dari 6 bulan saya tidak memasang Office Suite di notebook saya. Perihal ketik-mengetik saya mencoba untuk memberdayakan Office Online, yang notabene gratis. I’m not joking, leave your sins by using pirated Office Suite.

Saya punya sih lisensi Office asli, dapat promo pas jadi mahasiswa dulu. (((dulu))) Walaupun demikian saya ingin membuktikan bahwa kebutuhan Office sehari-hari bisa juga dipenuhi dengan menggunakan Office Online.

Bagaimana caranya? Daftar Microsoft Account dulu di OneDrive. Setelah terdaftar, tak hanya fasilitas office suite, akun email, kalender, dan storage gratis sebesar 15GB pun bisa dinikmati segera.

Masih beralasan pakai produk bajakan?

Quote
"Sudahkah kita mendirikan ibadah dg iman sebagai awal pemacu dan ridha sebagai tujuan akhir?"
Link

Witir itu ganjil dan sunnah muakkad sbg akhir qiyamul lail. Jika tahajud setelah witir, tutuplah dg witir genap. 

Link

suratuntukpakbowo:

Pak Prabowo (dan Pak Hatta),

Sejujurnya saya sudah tidak tahu harus mau ngomong apa. Saya menduga, banyak juga orang yang seperti saya. Semangat kami menggebu hingga tanggal 9 Juli lalu, setelah itu yang ada hanyalah bingung dan ragu.

… (read more)

Dee Lestari

Chat

Larangan Membangun Tempat Ibadah

  • Me: Kenapa ya kok gak dibolehin, terasa seperti kejam melarang agama lain beribadah.
  • Friend: Iya, pembangunan gitu kan harus memiliki izin.
  • Me: Oh iya lah, setiap bangunan kan harus punya surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Friend: Bukan cuma itu, izin dari warga sekitar. Jadi sebelum membangun, harus ada semacam persetujuan gitu berupa tanda tangan minimal warga sekitar.
  • Me: Oh iya ya, harus ada persetujuan dulu ya.
  • Friend: Hooh.
  • Me: Kira-kira alasanya kenapa ya gak disetujui?
  • Friend: Ya kayak gitu kan mengganggu.
  • Me: *terhenyak* Mengganggu? Maksudnya gimana tuh?
  • Friend: Iya, mengganggu. Kalau ada tempat ibadah gitu kan pasti nanti yang lain berdatangan.
  • Me: ??? *masih muka bingung gak nangkep maksudnya gimana*
  • Friend: Coba aja deh ke negara lain, orang Islam juga digituin loh. Mau shalat susaaah bener. Nyari masjid jarang.
  • Me: Oooh gitu ya (kesimpulan gue sih berarti minoritas itu emang pasti terpojokkan di mana-mana dan masih belum nangkep maksudnya 'mengganggu' tuh gimana)
Photo
Forum Umat Islam Bersatu Menolak Keras Harga Mati Pembangunan Gereja Katolik di Wilayah Sudimara Pinang

Forum Umat Islam Bersatu Menolak Keras Harga Mati Pembangunan Gereja Katolik di Wilayah Sudimara Pinang

Tags: spanduk banner
Quote
"You don’t see it, doesn’t mean it’s not there"
Tags: quote random
Text

Daftar Pemilih Tetap

5 tahun lagi, Tahun 2019. Jika diselenggarakan lagi pemilu dengan teknis serupa, mungkin ini bisa jadi catatan yang bisa direferensikan kepada peserta pemilu di mana pun (terutama first voter).

  1. Belum terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di data Komisi Pemilihan Umum (KPU)? Tidak masalah, cukup gunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memilih di Tempat Pemilihan Suara (TPS) sesuai alamat KTP.
  2. Belum terdaftar dan ingin memilih di TPS yang berbeda dengan alamat KTP (alasan merantau, keperluan bisnis, dsb)? Tidak masalah, daftarkan diri sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK) di desa/kelurahan/KPU tujuan.
  3. Sudah terdaftar dan ingin memilih di TPS yang berbeda dengan alamat KTP? Bisa, segera buat form A5 di desa/kelurahan/KPU tujuan.
  4. Sudah terdaftar dan ingin memilih di TPS sesuai alamat KTP? Segera manfaatkan hak suaramu sebelum dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. *wink

Selamat memilih!

Photo
Mumpung gaji ke-13 belum keluar, saya mau share perihal perencanaan keuangan ala gue, pandangan seorang awam yang masih belajar sih. Jadi detailnya sila ditanyakan pada perencana keuangan masing-masing. Post ini menerima feedback dan akan terus update jika diperlukan.
Dibagi menjadi 5 tahapan besar, dari atas ke bawah menunjukkan prioritas yang semakin besar. Sumbernya dari website apa gitu (duh! maap —”)
Warisan
Dana Hari Tua
Tujuan Keuangan
Manajemen Risiko
Dana Darurat
Dana Darurat
Paling paling paling harus dimiliki oleh setiap orang. Istilah keren lainnya yakni dana untuk pengeluaran tidak terduga. Adaaa aja pengeluaran yang tidak direncanakan dalam bulan ini. Ya ini lah ya itu lah.
Besarnya bermacam-macam sesuai kondisi. Misalnya kalau masih jomblo bujang (belum menikah), besarnya dana darurat dianjurkan sekitar 4x pengeluaran bulanan. Bagi yang sudah menikah, dianjurkan sekitar 6x lipat. Kalau sudah punya 1 anak, dianjurkan 9x lipat, dst. Yang pusing kalau anaknya 15 sih. @_@
Hayo, sudah punya dana darurat belum?

Mumpung gaji ke-13 belum keluar, saya mau share perihal perencanaan keuangan ala gue, pandangan seorang awam yang masih belajar sih. Jadi detailnya sila ditanyakan pada perencana keuangan masing-masing. Post ini menerima feedback dan akan terus update jika diperlukan.

Dibagi menjadi 5 tahapan besar, dari atas ke bawah menunjukkan prioritas yang semakin besar. Sumbernya dari website apa gitu (duh! maap —”)

  1. Warisan
  2. Dana Hari Tua
  3. Tujuan Keuangan
  4. Manajemen Risiko
  5. Dana Darurat

Dana Darurat

Paling paling paling harus dimiliki oleh setiap orang. Istilah keren lainnya yakni dana untuk pengeluaran tidak terduga. Adaaa aja pengeluaran yang tidak direncanakan dalam bulan ini. Ya ini lah ya itu lah.

Besarnya bermacam-macam sesuai kondisi. Misalnya kalau masih jomblo bujang (belum menikah), besarnya dana darurat dianjurkan sekitar 4x pengeluaran bulanan. Bagi yang sudah menikah, dianjurkan sekitar 6x lipat. Kalau sudah punya 1 anak, dianjurkan 9x lipat, dst. Yang pusing kalau anaknya 15 sih. @_@

Hayo, sudah punya dana darurat belum?

Quote
"Bukannya tidak butuh bantuan orang lain, tapi juga harus bisa hidup tanpa bantuan orang lain (misal: di hutan)"
Quote
"Menurut gue, satu hari satu makra’ tapi konsisten, jauh lebih baik daripada satu hari satu juz tapi tergantung kegiatan"
Photo
Dulunya saya menghujat orang yang bertindak demikian, membuang sampah sembarangan. Saya pikir mereka mereka orang yang tidak peduli asas kebersihan dan kenyamanan publik. Tidak tanggung-tanggung, bertumpuk-tumpuk plastik sampah di pinggir jalan, tentu membuat pemandangan menjadi kurang sedap dipandang.
Baru-baru ini saya memahami alasan buang sampah sembarangan tersebut. Apakah alasan tersebut? Sulit ditemukannya Tempat Pembuangan Sampah. Saya sendiri sekarang sedang mengontrak sebuah rumah kecil, yang artinya mulai dari perkakas, kebersihan, dan lain sebagainya sudah diurus sendiri, tidak ada lagi Ibu Kost saat ngekost dulu.
Jujur saya sangat kesulitan menemukan Tempat Pembuangan Sampah di sekitar kontrakan. Katanya ada yang keliling mengambil sampah di setiap rumah setiap hari. Nyatanya tidak demikian, yang diharapkan datang setiap hari mengambil, kadang 2 atau 3 hari sekali baru datang. Sampah sudah keburu diobrak-abrik kucing demi mengais makanan sisa.
Nah, solusi saya sendiri saat ini menyimpan sampah di dalam kontrakan hingga akhir pekan, biasanya ada tukang sampah di depan gang jalan raya. Artinya saya harus aktif, bukan pasif menunggu tukang sampah tersebut. Memang bukan solusi untuk semua orang tapi paling tidak saya tetap berpegang teguh pada ideologi saya,

Buanglah sampah pada tempatnya

Menarik! Saat gue mau membuang sampah di tempat biasanya, gue ditegur oleh seorang bapak di dekat tempat itu, “Dek, itu dibawa lagi aja sampahnya. Jangan dibuang di sini. Bayar dulu.” ujarnya. Gue sontak kaget dalam hati sambil menyahut, “Berapaan, Pak?”. “40 ribu per bulan”, tukasnya.
Akhirnya gue gak jadi untuk membuang sampah di tempat tersebut. Bukan apa-apa, gue kaget dan bingung aja, mau berbuat baik (membuang sampah gak di sembarang tempat) saja dikenakan tarif. Tak heran jika banyak orang lebih memilih membuang sampah di sembarang tempat karena gratis.
Pak pemerintah, duit pajak saya yang sudah dibayarkan lari ke mana ya?

Dulunya saya menghujat orang yang bertindak demikian, membuang sampah sembarangan. Saya pikir mereka mereka orang yang tidak peduli asas kebersihan dan kenyamanan publik. Tidak tanggung-tanggung, bertumpuk-tumpuk plastik sampah di pinggir jalan, tentu membuat pemandangan menjadi kurang sedap dipandang.

Baru-baru ini saya memahami alasan buang sampah sembarangan tersebut. Apakah alasan tersebut? Sulit ditemukannya Tempat Pembuangan Sampah. Saya sendiri sekarang sedang mengontrak sebuah rumah kecil, yang artinya mulai dari perkakas, kebersihan, dan lain sebagainya sudah diurus sendiri, tidak ada lagi Ibu Kost saat ngekost dulu.

Jujur saya sangat kesulitan menemukan Tempat Pembuangan Sampah di sekitar kontrakan. Katanya ada yang keliling mengambil sampah di setiap rumah setiap hari. Nyatanya tidak demikian, yang diharapkan datang setiap hari mengambil, kadang 2 atau 3 hari sekali baru datang. Sampah sudah keburu diobrak-abrik kucing demi mengais makanan sisa.

Nah, solusi saya sendiri saat ini menyimpan sampah di dalam kontrakan hingga akhir pekan, biasanya ada tukang sampah di depan gang jalan raya. Artinya saya harus aktif, bukan pasif menunggu tukang sampah tersebut. Memang bukan solusi untuk semua orang tapi paling tidak saya tetap berpegang teguh pada ideologi saya,

Buanglah sampah pada tempatnya

Menarik! Saat gue mau membuang sampah di tempat biasanya, gue ditegur oleh seorang bapak di dekat tempat itu, “Dek, itu dibawa lagi aja sampahnya. Jangan dibuang di sini. Bayar dulu.” ujarnya. Gue sontak kaget dalam hati sambil menyahut, “Berapaan, Pak?”. “40 ribu per bulan”, tukasnya.

Akhirnya gue gak jadi untuk membuang sampah di tempat tersebut. Bukan apa-apa, gue kaget dan bingung aja, mau berbuat baik (membuang sampah gak di sembarang tempat) saja dikenakan tarif. Tak heran jika banyak orang lebih memilih membuang sampah di sembarang tempat karena gratis.

Pak pemerintah, duit pajak saya yang sudah dibayarkan lari ke mana ya?

Tags: sampah trash
Quote
"Selamat berlomba-lomba dalam kebaikan. Perbaiki dan perbanyak ibadah, seolah engkau tidak akan bertemu Ramadhan selanjutnya."
Chat

Perihal Ucapan

  • Apel: Halo Jeruk, selamat ulang tahun ya! :D
  • Jeruk: Tararanegkyu cuuuy! :D
  • Melon: (Beberapa saat setelah Jeruk pergi) Hush, ngawur aja lu. Kata siapa hari ini Jeruk ulang tahun.
  • Apel: Lho, ya gak apa apa toh, ngucapin doang kan. Lu jahat banget sih, ngucapin aja gak mau. Gak sohib banget sih lu.
  • Melon: Lah gue gak percaya kalau Jeruk hari ini ulang tahun. Ngapain gue ngucapin?
  • Apel: Yaudahsik, ngucapin aja kok repot.
Quote
"Waktu. Begitu banyak orang meremehkan."
Tags: time quote